Oct
23
2013

EDMODO: SOCIAL NETWORK SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA BELAJAR TANPA BATAS

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi terus meningkat. Salah satu teknologi informasi dan komunikasi yang banyak digunakan di Indonesia adalah internet. Media internet saat ini tidak lagi hanya berfungsi sebagai media berkomunikasi, namun juga sebagai bagian tak terpisahkan dari dunia bisnis, industri, pendidikan dan pergaulan sosial. Lebih lanjut tentang jejaring pergaulan atau pertemanan melalui dunia internet yang dikenal sebagai social network, mengalami pertumbuhan sangat pesat. Pesatnya pemanfaatan social network ini sebenarnya menjadi peluang yang cukup menarik untuk di manfaatkan sebagai salah satu media pembelajaran.

Perkembangan pengguna social network di Indonesia beberapa waktu ini cukup signifikan. Salah satu social network yang banyak digunakan adalah facebook. Hal tersebut dibuktikan oleh Checkfacebook (dalam www.checkfacebook.com) bahwa Indonesia merupakan pengguna facebook terbesar keempat di dunia setelah Amerika, Brazil, dan India. Tentu saja jumlah ini meliputi pengguna dari kalangan pelajar dan guru yang tidak sedikit.

Sumantri (dalam www.guraru.org) menyatakan bahwa social network telah menjadi suatu “kultur” dalam kehidupan pelajar, dan merupakan suatu tantangan bagi pendidik untuk menggunakan strategi dengan memanfaatkan kultur tersebut. Tantangan tersebut menjadi peluang yang harus dilaksanakan dengan kerja keras, sebagaimana kita ketahui bahwa internet dalam hal ini social network ibarat pisau bermata dua yaitu sisi positif dan negatif.

Sisi negatif dari penggunaan social network disebabkan adanya penyimpangan dan penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Contoh kasus kriminal yang telah banyak ditemukan seperti penipuan, penculikan, teror dan lain sebagainya. Usaha nyata untuk mengurangi dampak negatif tersebut adalah dengan membawa kultur pengguna social network pada aktivitas pembelajaran.

Saat ini, salah satu social network yang memiliki banyak fitur untuk media pembelajaran adalah Edmodo (Asfyra dan Kesumawati, 2012:1). Edmodo merupakan social network berbasis lingkungan sekolah (school based environment) didirikan pada tahun 2008 oleh Nicolas Borg and Jeff O’Hara, Edmodo ditujukan untuk penggunaan bagi guru, siswa dan orang tua siswa. Edmodo menyediakan cara yang aman dan mudah untuk berkomunikasi dan berkolaborasi antara siswa dan guru, berbagi konten berupa teks, gambar, links, video, maupun audio. Edmodo bertujuan untuk membantu pendidik memanfaatkan fasilitas social networking sesuai dengan kondisi pembelajaran di dalam kelas.

Edmodo sebagai social network dapat dikases oleh guru, peserta didik, dan orang tua peserta didik. Pendidik dapat memasukkan bahan ajar, membuat penugasan, membuat catatan, membuat pengumuman, melakukan quiz dan membuat penilaian, serta bagi para orang tua peserta didik juga dapat memantau nilai anaknya dengan mengakses edmodo. Kegiatan tersebut tidak terbatas pada ruang dan waktu sejauh memiliki koneksi jaringan internet. Seperti halnya social network yang lain, edmodo dapat diakses secara gratis di situs www.edmodo.com

Kelebihan dan Kelemahan Edmodo

Social network, atau sering disebut sebagai jejaring sosial adalah struktur sosial yang terdiri dari elemen-elemen individual atau organisasi (Tammimudin & Ekawati, dalam Asyfra dan Kesumawati 2012: 2). Munculnya istilah social network tentunya tidak lepas dari dampak globalisasi. Beragam fasilitas telah ditawarkan oleh Social Network seperti blog, facebook, twitter, yahoo massenger dan masih banyak lagi yang bisa membuat kita menjelajahi dunia melalui social network.

Edmodo merupakan social network berbasis lingkungan sekolah (school based environment). Dikembangkan oleh Nicolas Borg and Jeff O’Hara, Edmodo ditujukan untuk penggunaan bagi guru, siswa dan orang tua siswa. Seperti halnya social network yang lain, edmodo dapat diakses secara gratis di situs www.edmodo.com

Menurut Umaroh (2012), adapun kelebihan dari jejaring edmodo adalah :

  1. Membuat pembelajaran tidak bergantung pada waktu dan tempat.
  2. Meringankan tugas guru untuk memberikan penilaian kepada siswa.
  3. Memberikan kesempatan kepada orangtua/wali siswa untuk memantau aktivitas belajar dan prestasi dari putra-putrinya.
  4. Membuat kelas lebih dinamis karena memungkinkan interaksi guru dengan siswa maupun antara siswa dengan siswa dalam hal pelajaran atau tugas.
  5. Memfasilitasi kerja kelompok yang multidisiplin.
  6. Mendorong lingkungan virtual kolaboratif yang membantu pembelajaran berbasis proses.

Sedangkan kekurangan dari jejaring edmodo adalah :

  1. Penggunaan bahasa program yang masih berbahasa inggris sehingga terkadang menyulitkan guru dan siswa.
  2. Belum tersedianya bentuk offline.

 

Penggunaan Edmodo dalam Proses Pembelajaran

Sebelum menggunakan edmodo, pengguna terlebih dahulu membuat akun

Setelah melakukan registrasi, silahkan cek email untuk melakukan konfirmasi. Guru juga dapat mengedit profil pada akun yang telah dibuat tadi. Setelah Anda memiliki akun sebagai guru, guru juga dapat membuat kelas di Edmodo. Layaknya pembelajaran di sekolah, Anda dapat membuat lebih dari satu kelas. Setiap kelas yang anda buat akan memiliki password, sehingga hanya siswa pada kelas anda yang dapat memasuki kelas tersebut. Untuk setiap siswa yang bergabung di kelas, Edmodo juga memberikan kode untuk orang tua siswa sehingga dapat memantau perkembangan putranya secara langsung.

Beberapa fitur  yang dapat dilakukan di edmodo:

  1. Mengunggah dan mengatur sumber ajar di librabry
  2. Membuat catatan
  3. Membuat pengumuman
  4. Membuat penugasan
  5. Membuat quiz
  6. Membuat penilaian
  7. Mengakses kode untuk orang tua siswa

Beberapa fitur edmodo yang dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran, yaitu:

  1. Mengunggah dan mengatur sumber ajar di library
  2. Membuat catatan
  3. Membuat pengumuman
  4. Membuat penugasan
  5. Membuat quiz
  6. Membuat penilaian

Edmodo menyediakan suasana belajar dan mengajar menjadi lebih menyenangkan, siswa lebih mandiri tanpa melupakan standar pengukuran keberhasilan siswa. Tidak dapat dipungkiri, siswa akan meyukai belajar dengan social network ini, dan ketika siswa merasa senang keinginan mereka untuk mengatasi materi baru dan sulit akan meningkat. Edmodo adalah salah satu cara untuk membangun semangat siswa untuk belajar.

DAFTAR PUSTAKA

——. 2013. Largest Countries on Facebook. (www.checkfacebook.com), diakses tanggal 18 Maret 2013)

Asfyra, Intan Buhati dan Nila Kesumawati. 2012. Social Network sebagai Pendukung Pembelajaran. Palembang: Jurnal Ilmiah

Sumantri, Iwan. 2012. Edmodo: Social Network Hadir di Dalam dan di Luar Kelas, Kenapa Tidak?. (www.guraru.org), diakses tanggal 18 Maret 2013)

Umaroh, Sofia. 2012. Penerapan Project Based Learning menggunakan Microblogging Edmodo untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa. Skripsi UPI: Bandung

About the Author:

Leave a comment

Agenda

18 SEPTEMBER 2012:
Workshop media belajar berbasis TIK MGMP Bahasa Indonesia Kab. Jombang

10 SEPTEMBER 2012:
Workshop media belajar efektif "Optimalisasi Power Point dan Sosialisasi Lectora"

5 SEPTEMBER 2012:
Workshop dan sosialisasi media belajar berbasis TIK (Lectora) di SMA
Negeri 1 Widang-Tuban

JULI 2012:
Workshop media belajar efektif di SMAM 2 Jombang

Polls

How Is My Site?

View Results

Loading ... Loading ...

Visitor